Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Menyambung Tali Silaturrahim Dan Melanjutkan Amal Shalih Para Sesepuh

Written By aZIS ASHARI on Jumat, 19 Juli 2019 | 07.39

(foto: Azis Ashari (Madura-Indonesia bersama Keluarga anak cucu KH. Moh Noer al-Manduri warga Asal Malaysia, saat berkunjung ke Malaysia)

Di Indonesia dalam setiap tahunnya ada tradisi yang terus berkembang, yaitu reuni. Reuni teman seangkatan sekolah, kuliah, organisasi, keluarga dan sebagainya. Pada umumnya dilakukan setelah hari raya idul fitri, hal itu karena masa libur kerja.

Hemat penulis, reuni yang harus dilakukan dan ditradisikan adalah reuni keluarga, mengapa reuni keluarga? karena dengan reuni itu keluarga yang terikat karena pertalian darah akan kembali bertemu dan saling menceritakan kebaikan para sesepuh, serta juga untuk berbagi pengalaman selama menjalani aktifitas masing-masing dan yang paling penting adalah menyambung kasih sayang antar keluarga karena telah sekian lama terpisah akibat terjebak rutinitas masing-masing orang.

Penting untuk dilakukan ketika reuni keluarga adalah menceritakan kebiasaan, dan amal shalih para sesepuh. Mereka telah mendapatkan kebaikan dari amal shalih yang mereka kerjakan, bahkan kebaikan itu tidak hanya dirasakan mereka, bahkan anak cucunya mendapatkan cipratan kebaikannya.

di Indonesia ada tradisi, orang yang punya sesepuh yang dinyatakan wali/ulama/kiai oleh masyarakat disebabkan amal shlaih mereka, anak cucunya mendapat sebutan kehormatan dengan sebutan kiai, lora, bindhereh dan sebagainya. Penyebutan itu karena warisan amal shalih para sesepuh. Tentu penyebutan kehormatan itu harus disyukuri dengan upaya melanjutkan amal shalih para pendahulu. Para generasinya harus menjadi tauladan bagi umat sebagaimana sesepuh menjadi guru dan tauladan bagi umat. Agar kebaikan terus mengalir dan pahalanya tetap mengalir kepada para sesepuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar